Apa itu ERACS ?
Enhanced Recovery After Cesarean Surgery yang biasa disingkat menjadi ERACS merupakan protokol operasi caesar yang bertujuan untuk mempercepat mobilitas, dan proses penyembuhan pasien.
Belakangan ini, metode ini mulai banyak diperbincangkan oleh halayak ramai karena beredarnya berita tentang Nagita Slavina istri dari Raffi Ahmad yang sudah bisa beraktifitas seperti biasa setelah melahirkan dalam waktu singkat. Tingkat Recovery atau penyembuhan pasca melahirkan dengan metode ini cukup singkat yakni 3 jam pasca melahirkan, pasien bisa duduk, lalu 6 jam sudah bisa berdiri, 12 jam sudah bisa langsung jalan, bahkan 24 jam pasca melahirkan sudah bisa pulang.
Fakta Menarik Tentang ERACS
1. Pengurangan Dosis Anestesi
Rasa mual lebih minim, dengan manajemen nyeri lebih baik karena memoting penggunaan pereda nyeri yang memiliki efek samping seperti mual, muntah, kembung, konstipasi, dan mengantuk hingga 30-50 persen.
2. Waktu Pemulihan yang Lebih Cepat
Pemulihan ke aktivitas duduk hanya butuh waktu yang relatif lebih singkat menimbang recovery pasca caesar biasa dalam waktu maksimal 24 jam pasca operasi pasien dapat pulang bersama bayi.
3. Meminimalisir Kecemasan Persalinan
Dengan meminimalisir rasa nyeri dan mempercepat mobilisasi pasien, maka metode ini secara tidak langsung mengurangi kecemasan persalinan.
4. Ibu Bisa Segera Berinteraksi Langsung dengan Bayi
Pemulihan yang lebih cepat maka pasien dapat segera berinteraksi dengan bayi, bahkan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) bisa dilakukan di ruang operasi.
Namun meski demikian, tidak semua Ibu hamil bisa melakukan persalinan dengan metode ini, karena pada kondisi ibu hamil dengan skoliosis dan kegemukan memang cukup sulit melahirkan dengan teknik ERACS, akan tetapi hal tersebut masih bisa diatasi oleh dokter Anestesi dan melakukan diskusi dengan SpOG sejak kontrol trimester III agar tim dapat dipersiapkan dengan baik.
meski demikian, akan lebih baik apabila mendiskusikan terlebih dahulu dengan SpOG untuk menjalani metode ini karena harus melihat kondisi dan komorbid yang ada.